Wednesday, February 10, 2010

Musim

Tidak semua negara mengalami empat musim: musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Hanya negeri-negeri yang terletak di daerah dingin dan sedanglah yang mempunyai empat musim, yakni negeri di sebelah utara dan selatan khatulistiwa.

Musim semi ialah musim antara musim dingin dan musim panas. Selama musim semi lambat laun siangnya semakin panjang dan malamnya semakin singkat. Musim semi lebih lama disinari matahari dari pada musim dingin, tetapi masih kurang lama bila dibandingkan dengan musim panas. Pada umumnya, musim semi ialah masa mencairnya salju dan daat tetumbuhan mulai bertunas kembali.

Musim hujan ialah lebih menonjol di negeri beriklim muson daripada di negeri lainnya. Curah hujan lebat dalam negeri tersebut terutama disebabkan oleh angin muson. Angin bersifat musiman. Hujan muson hanya terjadi selama musim panas di kala angin bertiup dari laut ke darat.

Musim panas ialah panas yang diberikan matahari sangat banyak. cuaca pun menjadi sangat hangat.

Musim gugur ialah panas yang diberikan matahari tidak sebanyak pada musim panas, tetapi lebih banyak daripada di musim dingin. Maka cuaca pun tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

Musim dingin ialah panas yang diterima dari matahari sangat sedikit sehingga cuaca pun sangat dingin.
read more...

Suhu

Panas atau hangatnya udara disebut suhu udara. Permukaan bumi dipanasi sinar matahari. Udara dihangatnya oleh bahang yang naik dari permukaan bumi yang hangat. Saat terpanas selama siang hari adalah terdapat sesudah tengah hari. Ketinggian matahari yang berubah-ubah pada waktu yang berlainan dalam setahun menyebabkan musim panas lebih hangat dari musim gugur, musim dingin ataupun musim semi. Semakin tinggi suatu tempat makin rendah suhunya.

Bumi memperoleh bahang dari matahari. Karena sebagian besar udara terdiri dari gas, maka cahaya matahari menembus atmosfer secara amat mudah. Tidak semua bahang matahari sampai di bumi. Sebagian dipantulkan kembali ke angkasa. Sebagian dis erap awan. Sebagian yang sampai di bumi membuatnya panas. Permukaan yang menjadi panas menghangatkan udara yang terdapat tepat di atasnya. Karena ringan, udara panas naik. Sewaktu udara panas naik, udara sejuk selanjutnya dipanasi oleh muka bumi yang hangat. Udara ini menjadi lebih ringan dan naik. Demikianlah timbulnya arus udara.

Kedudukan matahari di langit berpengaruh langsung pada suhu. Pada musim panas matahari tinggi di langit. Jumlah bahang yang sampai di permukaan bumi terpusat. Pada musim dingin matahari rendah di langit. Karena sinarnya miring terhadap permukaan bumi, bahang tidak begitu terpusat. Oleh karena itu musim panas lebih hangat daripada musim dingin.

Suhu paling rendah terjadi tepat sebelum fajar. Ini karena permukaan bumi menjadi dingin dengan cepat sesudah matahari tenggelam. Suhunya turun terus sejak matahari tenggelam sampai fajar berikutnya.
read more...

Friday, February 5, 2010

Tips Membesarkan Anak Yang Kreatif

Ibu dan ayah yang ingin membesarkan 'Michelangelo' baru mungkin perlu sedikit menahan diri. Riset baru mengatakan bahwa anak-anak yang orang tuanya benar-benar 'membiarkan mereka' akan menjadi lebih kreatif dibandingkan anak-anak yang orang tuanya lebih banyak terlibat dalam proses kreativitas mereka. Hasil temuan tersebut dipresentasikan oleh Dr. Dale Grubb dari Baldwin-Wallace College di Berea, Ohio, dalam pertemuan tahunan American Psychological Society.

Para orang tua yang suka mengajari berbagai hal kepada anak-anak mereka, cenderung mempunyai anak-anak yang kurang kreatif, demikian ia menjelaskan. Dan yang perlu digarisbawahi ialah kadang mereka terlalu berlebihan mencoba untuk terlibat dalam proses kreativitas si anak.

Biarkan kreativitas mereka berkembang
Dalam penelitian tersebut, mereka menggunakan berbagai metode pengujian untuk menilai kreativitas 29 orang anak yang berusia 3 - 6 tahun, dan kreativitas salah satu orang tua anak-anak tersebut. Grubb menjelaskan bahwa dalam satu tes mereka memberikan beberapa pertanyaan sederhana, seperti "bagaimana anda dapat menggunakan sepotong kertas?" atau "bagaimana anda dapat menggunakan sebuah kotak?", dan semakin banyak ataupun semakin 'asing' jawaban yang diberikan, maka mereka dianggap semakin kreatif.

Tidak mengherankan, orang tua yang lebih kreatif tampaknya mempunyai anak-anak yang lebih kreatif. Namun Grubb mengatakan bahwa mereka masih tidak jelas apakah hal ini terjadi karena faktor genetik atau cara mereka mendidik. Dengan memusatkan perhatian pada cara orang tua mendidik, para peneliti merekam interaksi antara orang tua dan anak mereka saat sedang bermain. Mereka membuat asumsi bahwa orang tua dengan cara mendidik yang paling mendukung dan 'memungkinkan', akan mempunyai anak-anak yang paling kreatif. "'Memungkinkan' berarti bersikap sangat fokus pada anak, bertanya kepada si anak tentang apa yang ingin ia lakukan, mengapa begini atau begitu serta hal-hal lain yang seperti itu," Grubb menjelaskan.

Tetapi asumsi yang mereka buat ternyata keliru. Gaya mendidik yang 'memungkinkan' bukan hanya tidak ada kaitannya dengan tingkat kreativitas tertentu dari anak, akan tetapi malah – meskipun tidak besar – cenderung menyebabkan berkurangnya kreativitas. "Malah gaya 'Memungkinkan' ini dapat dengan mudah berkembang menjadi apa yang disebut sebagai sikap 'memaksa', yang membuat orang tua sering berkata: "jangan begitu, lakukan seperti ini", dan tidak memberikan banyak pilihan kepada anaknya," kata Grubb.

Pesan yang dapat diambil, menurut Grubb, adalah bahwa kalau orang tua menghargai kreativitas si anak dan memberikan dukungan tanpa terlalu mengarahkan dan kalau mereka sendiri memang kreatif, maka mereka mungkin akan mempunyai anak-anak yang lebih kreatif.

Bagaimana hal ini dapat diterapkan ke dalam ruang bermain anak?
Pertama-tama, hindari alat-alat permainan yang memaksakan konsep struktur atau membatasi kreativitas si anak. Berikan kepada mereka kertas putih polos, bukan buku mewarnai (dengan gambar-gambar yang telah ditetapkan sebelumnya) dan biarkan mereka menemukan sendiri kemana mereka ingin pergi.

Pilih alat-alat permainan yang bentuknya lebih mudah diubah-ubah (seperti lilin mainan), ketimbang balok-balok yang saling disambung dan hanya dapat membentuk bangunan persegi yang terbatas.

Namun yang paling penting, selalu berikan pujian atas usaha yang telah mereka lakukan. Mereka mungkin saja menggambar sesuatu yang konyol atau tidak masuk akal, namun tetap berikan pujian karena mereka telah mencoba membuat sesuatu yang baru.
read more...

Bermain Merangsang Kecerdasan Anak

Usia 0 sampai 6 tahun merupakan masa kritis bagi anak untuk mengoptimalkan perkembangan emosi dan intelektualnya. Di rentang usia ini, si kecil mengembangkan sekitar 75% kapasitas otaknya.

Bernard Devlin peneliti dari Universitas Pittsburg, Amerika Serikat, berpendapat bahwa peran genetik terhadap optimalisasi otak hanyalah 48%. Selebihnya dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

Bermain, diakui para ahli, sebagai salah satu stimulasi dari lingkungan yang dapat membantu memaksimalkan perkembangan otak anak. Melalui bermain, Si Kecil bisa mengoptimalkan semua kemampuannya. Tentu saja orangtua punya peran penting dalam memilihkan kegiatan bermain yang tepat, sesuai tahap perkembangan anak.

"Anak yang aktif secara fisik memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik dan hal ini sangat mendukung prestasi akademiknya di sekolah," kata Jack Kern, profesor kinesiologi dari University of Arkansas, Amerika Serikat.

Berbagai penelitian membuktikan, bermain merupakan stimulasi efektif dalam menunjang tumbuh kembang optimal anak. Dua orang psikolog, Jerome Bruner dan Brian Sutton-Smith, yang meneliti perkembangan kognitif manusia mengatakan, bermain menghasilkan atmosfer santai, sehingga anak dengan mudah belajar berbagai cara untuk mengatasi masalah yang ditemuinya ketika bermain. Menurut keduanya, pada saat bermainlah anak sering terlibat dalam proses pemecahan masalah.

Sementara itu D.G. Singer & J. Singer, peneliti senior dan profesor di bidang psikologi perkembangan dari Amerika Serikat, dalam buku mereka The House of Make Believe, mengatakan anak prasekolah yang banyak melewatkan waktu bermain sosiodrama,umumnya lebih menonjol dalam kompetensi dan perkembangan intelektualnya. Anak-anak tersebut juga mendapatkan nilai lebih tinggi pada tes yang mengukur imajinasi dan kreativitas.

Berbagai penelitian lain juga mendukung bahwa bermain membuat anak belajar kekuatan dan batas-batas kemampuan dirinya. Si Kecil jadi lebih mampu menyiasati realitas melalui permainan pura-pura. Kemampuan abstraksi anak pun kian terasah karena ia mengenal berbagai konsep, seperti besar-kecil, atas-bawah, dan penuh-kosong.

Bermain juga membuat anak mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasi (mulai mengamati, mengurut, membedakan, membuat ramalan, membandingkan,sampai menarik kesimpulan), serta menentukan hubungan sebab-akibat. Kemampuan intelektual yang anak peroleh melalui kegiatan menyenangkan ini, dapat menjadi bekal yang sangat berguna untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam kehidupannya kelak.
read more...

Tumbuhan Karnivora

Tidak hanya hewan saja yang memangsa daging, loh. Tanaman pun ada juga yang memangsa daging untuk kelangsungan hidup mereka. Mereka biasa disebut sebagai tumbuhan karnivora.

Tumbuhan jenis ini memangsa serangga seperti semut, lalat, atau laba-laba untuk memperoleh nitrogen yang sangat dibutuhkan untuk memperkaya nutrisi mereka. Biasanya tumbuhan menyerap nitrogen dan nitrat dari tanah, namun beda lagi dengan tumbuhan karnivora. Tumbuhan karnivora tumbuh di daerah yang kandungan nitrogennya kurang, seperti di daerah gambut. Oleh karena itu, tumbuhan karnivora mencerna mangsanya untuk memperoleh nitrogen. Tumbuhan-tumbuhan karnivora ini mempunyai cara-cara unik untuk menangkap mangsanya, loh. Mau tahu? Yuk, kita cari tahu beberapa di antaranya!

Kantong Semar atau Nepenthes
Kantong semar tumbuh dan tersebar mulai dari Australia bagian utara, Asia Tenggara, hingga Cina bagian selatan. Di dunia telah ditemukan 82 jenis kantong semar, 64 jenis di antaranya ditemukan di Indonesia. Bentuk tanaman ini sangat unik dan menarik, menyerupai kendi atau kantong yang memiliki tutup yang bisa terbuka dan tertutup. Pada bagian ujung kantong berwarna merah serta menebarkan aroma yang khas. Inilah yang menjadi daya tari kantong semar untuk menarik mangsanya. Tak heran banyak serangga yang dibuat lengah oleh kantong semar. Begitu mendekat ke bibir kantong semar, mangsa akan terpeleset dan masuk ke dalam kantongnya yang licin. Cairan yang berada di dalam kantong itu langsung bekerja mencerna mangsanya. Cairan-cairan itu dihasilkan oleh bagian bawah kantong semar. Tumbuhan ini memerlukan beberapa jam saja untuk mencerna serangga kecil, sedangkan untuk serangga besar dibutuhkan waktu beberapa hari.

Sewaktu daun kantong semar masih muda, penutupnya masih dalam keadaan tertutup. Ia akan membuka ketika sudah dewasa. Ia juga akan terus menutup apabila ia sedang mencerna mangsanya. Ini bertujuan agar tidak ada yang merebut mangsa milik kantong semar yang sudah ia peroleh.

Venus
Tumbuhan yang lebih dikenal dengan Venus Fly Trap ini gemar sekali mengonsumsi serangga, seperti lalat dan juga larva kecil. Bentuk dan warnanya sangat menarik, menyerupai buku yang sedang dibuka. Bagian luarnya berwarna hijau sedangkan bagian dalamnya berwarna merah. Di bagian sisi atas daunnya terdapat rambut-rambut halus yang cukup panjang berwarna merah. Bentuk daun dan aroma sedap yang dikeluarkan oleh kelenjar-kelenjar di sekeliling daunnya menarik serangga untuk mendekat kemudian hinggap pada daun venus.

Bagi serangga, tumbuhan ini tidak terlihat menyeramkan. Namun, ketika serangga mendekat dan menyentuh rambut-rambut venus, dengan sekejap tumbuhan ini langsung menutup daunnya dan memakan serangga. Gerakan-gerakan serangga yang ingin melepaskan diri dari tumbuhan ini justru akan semakin mempererat perangkap daun venus. Serangga terperangkap dan terjepit di antara daun-daun venus. Kemudian tumbuhan ini mengeluarkan cairan untuk menghancurkan dan melarutkan daging serangga. Proses menghancurkan serangga hingga seperti bubur bisa mencapai 5 sampai 12 hari. Setelah proses tersebut, daun venus akan kembali menggerakkan daunnya untuk kembali terbuka. Untuk satu daun venus bisa memakan 2 sampai 3 serangga, baru setelah itu daun venus akan mati.

Tumbuhan venus ini memiliki kemampuan menutup daunnya dengan kecepatan tinggi. Bayangkan saja, venus lebih cepat menangkap lalat dari pada manusia menangkap seekor lalat, loh.

Sundew
Tumbuhan ini berasal dari Afrika Utara. Sundew tumbuh di tanah yang tandus, bahkan ia bisa hidup pada area semi gurun pasir. Sundew berbentuk seperti batang pipih yang memanjang. Tubuhnya dipenuhi rambut halus yang cukup panjang dan berwarna merah. Pada ujung rambutnya dilapisi cairan yang sangat kental dengan aroma yang khas untuk menarik perhatian serangga. Serangga yang tertarik dengan aroma sundew berusaha mendekat dan hinggap pada tumbuhan sundew. Apabila terkena rambut-rambut halus sundew, serangga tersebut langsung menempel. Di saat serangga ingin melepaskan diri, daun sundew yang panjang justru menggerakkan daunnya ke arah bagian dalam untuk lebih merekatkan mangsanya. Kemudian, ia mencerna seluruh bagian serangga. Cairan-cairan yang ada pada ujung rambut sundew tidak menjadikan rambut-rambut tersebut saling menempel. Cairan kental yang mirip dengan lem itu hanya berfungsi pada mangsanya.
read more...

Thursday, February 4, 2010

Nilai dan Norma Sosial

A.NILAI SOSIAL
Anda sudah tentu sering mendengar kata “nilai” atau “norma” dalam masyarakat. Nilai dan norma sangat terkait dengan kehidupan kita sebagai mahkluk sosial. Ketika kita membantu orang lain,sebenarnya kita sedang menerapkan nilai dan norma masyarakat. Dalam ilmu sosiologi,nilai mengandung pengertian yang lebih luas. Nilai (value) dalam konteks sosiologi, berhubungan dengan pertanyaan mengapa dan bagaimana suatu kondisi dapat terjadi di masyarakat.

Pengertian Nilai
Dalam Kamus besar Bahasa Indonesia, nilai didefinisikan sebagai kadar, mutu, atau sifat yang penting dan berguna bagi kemanusiaan. Sementara itu, nilai budaya dan nilai sosial didefinisikan sebagai konsep abstrak mengenai masalah dasar yang penting dalam kehidupan manusia. Kita simpulkan bahwa nilai merujuk pada sesuatu yang sangat penting dan berguna bagi kemanusiaan. Lantas, bagaimana sosiologi mendefinisikan nilai?
Dalam sosiologi, nilai didefinisikan sebagai konsepsi (pemikiran) abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. Contohnya, orang menganggap menolong bernilai baik sedangkan mencuri bernilai buruk. Dengan demikian, perbuatan saling menolong merupakan sesuatu yang bernilai dalam kehidupan masyarakat. Bernilai dalam kehidupan masyarakat inilah yang disebut nilai sosial.
Bagaimana pendapat para ahli tentang pengertian nilai social ini?
1. Soerjono Soekanto mendefinisikan nilai sebagai konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk.
2. Robert M. Z Lawang mengatakan bahwa nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, pantas, berharga, dan mempengaruhi perilakub sosial orang-orang yang memiliki nilai tersebut.
3. C. Kluckholn melihat bahwa semua nilai kebudayaan pada dasarnya mencakup hal-hal berikut :
a. Nilai mengenai hakikat hidup manusia. Contohnya, ada manusia yang beranggapan bahwa hidup itu indah
b. Nilai mengenai hakikat karya manusia. Contohnya, ada manusia yang beranggapan bahwa manusia berkarya demi harga diri.
c. Nilai mengenai hakikat hubungan manusia dengan alam
d. Nilai mengenai hakikat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu
e. Nilai mengenai hakikat hubungan manusia dengan sesamanya.

Ciri-Ciri dan Fungsi Nilai Sosial
Dari pengertian-pengertian diatas, dapatlah dikemukakan ciri-ciri nilai sosial. Beberapa ciri nilai sosial tersebut sebagai berikut.
1. Merupakan konstruksi masyarakat sebagai hasil interaksi antar warga masyarakat.
2. Disebarakan antara warga masyarakat (bukan bawaan individu sejak lahir).
3. Terbentuk melalui sosialisasi (proses belajar).
4. Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan sosial manusia.
5. Dapat mempengaruhi perkembangan diri seseorang.
6. Memiliki pengaruh yang berbeda antar warga masyarakat.
7. Cenderung berkaitan satu sama lain dan membentuk sistem nilai,

Menurut Drs. Suprapto, fungsi nilai sosial adalah sebagai berikut.
1. Dapat menyumbangkan seperangkat alat untuk menetapkan “harga” sosial dalam suatu kelompok
2. Dapat mengarahkan masyarakat dalam berfikir dan bertingkah laku
3. Sebagai penentu terakhir manusia dalam memenuhi peranan-peranan sosial. Nilai sosial dapat memotivasi seseorang untuk mewujudkan harapan sesuai dengan harapannya (sebagai individu dan anggota masyarakat). Contohnya, ketika menghadapi konflik, biasanya kepuasan akan diambil berdasarkan pertimbangan nilai sosial yang lebih tinggi.
4. Sebagai alat solidaritas di kalangan anggota kelompok (masyarakat). Dengan nilai tertentu, anggota kelompok akan merasa sebagai suatu kesatuan.
5. Sebagai alat pengawas / kontrol perilaku manusia dengan daya tekan dan daya mengikuti tertentu agar orang mau berperilaku sesuai dengan yang diinginkan sistem nilai.

B. MACAM-MACAM NILAI SOSIAL
Prof. Dr. Notonegoro membagi nilai menjadi 3 :
1. Nilai material, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur fisik manusia. Misalnya, makanan, air dan pakaian.
2. Nilai Vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk mendapatkan mengdakan kegiatan dan aktifitas. Misalnya, buku dan alat tulis bagi pelajar dan mahasiswa.
3. Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi batin (rohani) manusia. Nilai kerohanian antara lain sebagai berikut.
a. Nilai kebenaran yang bersumber pada akal manusia
b. Nilai keindahan yang bersumber pada unsur rasa indah (nilai estetis)
c. Nilai kebaikan atau Nilai moral yang bersumber pada unsur kodrat manusia seperti kehendak dan kemauan
d. Nilai religius merupakan nilai ketuhanan yang tertinggi dan mutlak. Nilai ini bersumber pada kepercayaan dan keyakinan manusia

Berdasarkan cirinya, nilai sosial dapat dibedakan menjadi dua menjadi 2 macam, yakni nilai dominan dan nilai yang mendarah daging.
1. Nilai dominan adalah nilai yang dianggap lebih penting dibandingokan nilai yang lainnya
a. Banyaknya orang yang menganut nilai tersebut.
Contoh : Sebagian masyarakat menghendaki perubahan arah kebaikan (reformasi) di segala bidang kehidupan, seperti bidang politik, hukum, ekonomi dan sosial.
b. Berapa lama nilai itu dianut atau digunakan
Contoh ; - Sejak dahulu hingga sekarang tradisi sekaten di Surakarta dan Yogyakarta dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW selalu dilaksanakan di alun-alun keraton dan di samping mesjid besar
c. Tinggi rendahnya usaha orang untuk memberlakukan nilai tersebut.
Contoh : Menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban bagi umat islam.
d. Prestise atau kebanggan orang-orang yang menggunakan nilai di masyarakat.
Contoh : Memiliki mobil atau barang lain yang bermerk terkenal dapat memberikan kebanggan / prestise tersendiri.

2. Nilai yang mendarah daging (internalized value) adalah nilai yang telah menjadi kepribadian dan kebiasaan sehingga ketika seseorang melakukannya kadang tidak melalui proses berpikir atau pertimbangan lagi, melainkan secara tidak sadar.
Contoh :
- Seorang kepala keluarga yang belum mampu memberi nafkah pada keluarganya akan merasa sebagai kepala keluarga yang tidak bertanggung jawab.

C. NORMA SOSIAL
Norma Sosial yang mengatur masyarakat ada yang bersifat formal dan nonformal.
1. Norma formal bersumber dari lembaga masyarakat (institusi) yang formal atau resmi. Norma ini biasanya tertulis.
Contohnya, aturan-aturan yang berasal atau bersumber dari negara, seperti konstitusi, surat keputusan, dan peraturan daerah.
2. Norma nonformal biasanya tidak tertulis dan jumlahnya lebih banyak dari norma formal. Contohnya, kaidah atau aturan yang terdapat di masyarakat, seperti pantangan-pantangan, aturan dalam keluarga, dan adat istiadat.

D. TINGKATAN DAN JENIS-JENIS NORMA DALAM MASYARAKAT
Tingkatan Norma
1. Cara (usage) adalah norma yang paling lemah daya pengikatnya karena orang yang melanggar hanya mendapat sanksi dari masyarakat berupa cemoohan atau ejekan saja.
2. Kebiasaan (folkways) adalah suatu aturan dengan kekuatan mengikat yang lebih kuat daripada usage karena kebiasaan merupakan perbuatan yang dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi bukti bahwa orang yang melakukannya menyukai dan menyadari perbuatannya.
Contoh :
- Kebiasaan menghormati dan mematuhi orang yang lebih tua.
- Kebiasaan menggunakan tangan kanan apabila hendak memberikan sesuatu kepada orang lain.
3. Tata Kelakuan (mores0 adalah aturan yang sudah diterima masyarakat dan dijadikan alat pengawas atau kontrol, secara sadara atau tidak sadar, oleh masyarakat kepada anggota-anggotanya.
Contoh :
- Larangan buang air kecil di sembarang tempat
- Larangan berzina

Macam-Macam Norma
1. Norma Agama, adalah suatu norma yang berdasarkan ajaran atau kaidah suatu agama.
Contoh : Norma agama Islam antara lain adalah kewajiban melaksanakan rukun Islam dan rukun Iman.
2. Norma Kesusilaan, didasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia. Norma kesusilaan bersifat universal. Artinya, setiap orang di dunia ini memilikinya, hanya bentuk dan perwujudannya saja yang berbeda.
3. Norma kesopanan, adalah norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku yang berlaku di masyarakat seperti cara berpakaian, cara bersikap dalam pergaulan, dan berbicara.
Contoh : Tidak memakai perhiasan dan pakaian yang mencolok ketika menghindari suasana berkabung.
4. Norma Kebiasaan (habit), merupakan hasil dari perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama sehingga menjadi kebiasaan.
Contoh : Kebiasaan melakukan “selamatan” atau doa bagi anak yang baru dilahirkan.
5. Norma Hukum, adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat (negara).
Contoh : Tidak melakukan tindak kriminal, seperti mencuri, membunuh dan menipu.
read more...

Wednesday, February 3, 2010

Berteman Itu Menyenangkan.!

Berteman memang sungguh menyenangkan. Dengan berteman kita bisa mendapatkan banyak manfaat positif untuk kita!. Namun, bukan berarti kita bisa memanfaatkan seorang teman. Tidak mau kan, pertemanan menjadi berbalik permusuhan hanya karena masalah kecil. Oleh karena itu, pertemanan juga perlu dirawat, seperti tanaman.

Jurus Kenalan
Banyak cara yang bisa dilakukan oleh kita! untuk bisa mendapatkan teman. Salah satunya dengan berkenalan dan menjalin pertemanan di lingkungan sehari-hari, seperti di lingkungan sekolah, lingkungan rumah, atau lingkungan kursus. Cara ini cukup efektif, loh. Jangan malu juga untuk berkenal dengan teman baru di lingkunganmu.
Sebelum berkenalan siapkan dulu jurus jitu perkenalanmu. Gunakanlah cara berkenalan yang sopan dan santun. Sebutlah namamu sesudah kita menyapanya. Kemudian buatlah teman barumu nyaman berbicara denganmu. Jauhkan sifat membanggakan diri sendiri, sok tahu, judes. Kalau tidak, bisa-bisa teman barumu menjauh saat perkenalan pertama. Kita bisa mengobrol tentang sekolah, tim jagoan sepak bola, atau acara TV favorit sebagai bahan obrolan. Di sinilah kita bisa mengetahui apakah kita mempunyai hobi atau kesukaan yang sama.
Sebaiknya jauhkan sifat pemalu jika kita ingin punya banyak teman. Jangan khawatir, deh, teman-teman yang lain mungkin juga sama malunya dengan kita.
Dengan mempunyai banyak teman, pastinya kita semakin asyik bisa bermain di mana saja dengan mereka. Nggak hanya bermain saja, kita juga bisa bertukar barang-barang favoritmu, berbagi cerita mengenai tokoh jagoanmu, membentuk kelompok belajar bersama, bertukar informasi mengenai hobi atau kesukaanmu. Nah, pastinya masih banyak lagi manfaat dari berteman.

Pilah Pilih Teman
Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan bentuk dan sifat yang berbeda-beda. Ada yang berasal dari suku Jawa, suku Ambon, suku Batak, suku Dayak, atau bahkan keturunan Cina. Ada juga yang beragama Katolik, Islam, Hindu, Budha, dan Kristen Protestan. Ada juga yang mempunyai tubuh tinggi, pendek, gemuk, kurus, berkulit hitam, berkulit putih. Ada juga yang hidup berkecukupan atau hidup serba kekurangan. Dengan perbedaan inilah, seharusnya pertemanan akan semakin erat. Jangan jadikan perbedaan yang ada menjadi hambatan untuk menjalin pertemanan. Dengan kekurangan yang ada, kita bisa saling mengisi satu sama lain.
Namun, kita perlu berhati-hati dengan teman-teman yang ingin menjerumuskan kita ke hal-hal yang tidak baik. Misalnya saja, ada seorang temanmu yang mengajakmu untuk bolos sekolah atau kuliah, mencuri, atau berkelahi. kita berhak kok, untuk menolak ajak temanmu yang tidak baik. Berilah pengertian kepada temanmu untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik. Sebagai teman, sebaiknya kita patut memberikan contoh yang baik.

Merawat Persahabatan
Teman atau sahabat juga perlu dirawat, sama halnya seperti tanaman yang perlu diberi pupuk dan diberi air untuk menghasilkan tanaman yang baik. Agar pertemanan semakin erat, kita juga perlu merawat pertemanan atau persahabatan kalian. Cara ini bisa kita lakukan agar pertemananmu tidak berbalik menjadi permusuhan.
•Jadilah sahabat yang selalu ada di saat suka maupun duka
•Berbagilah cerita dengan temanmu
•Hindari obrolan yang menjelek-jelekkan temanmu yang lain
•Pahami sifat dan karakter masing-masing pribadi
•Saling memaafkan bila salah satu berbuat salah
read more...