Sejarah Unix dimulai dari MULTICS ( MULTIplexed Information and Computing Service) merupakan sistem operasi yang besar dan kompleks. Sistem Operasi ini dikembangkan di laboratorium AT&T oleh Kent Thompson pada komputer mainframe General electric 645. Namun pada tahun 1969 proyek MULTICS dihentikan karena dirasa sistem operasi ini mempunyai kelemahan. Pada tahun yang sama, 1969, Ken Thompson membangun sebuah sistem operasai yang bertujuan untuk mengatasi kelemahan pada MULTICS. Sistem operasi inilah yang yang selanjutnya dikenal dengan nama UNIX. UNIX sendiri berasal dari kata UNICS (UNIplexed Information and Computing System.
Unix adalah nama sebuah sistem operasi yang asal mulanya dikembangkan pada laboratorium Bell, AT & T (Ken Thompson). Unix bertugas mengendalikan piranti pendukung komputer serta kegiatan komputer
Beberapa sifat dan keistimewaan Unix :
* Multiuser : sejumlah pemakai dapat menggunakan sistem secara bersamaan
* Multitasking : kemampuan sistem operasi yang memungkinkan seseorang dapat melaksanakan tugas pada saat bersamaan
* Portabilitas : sistem Unix mudah diadaptasikan ke sistem komputer yang lain
* Sistem file Hirarkikal : memungkinkan pemakai mengorganisasikan informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan diakses.
UNIX secara de facto telah menjadi sistem operasi baku (standar) pada berbagai jenis komputer, terutama komputer mini dan stasiun kerja (work stasiun). Sebelumnya, setiap pembuat komputer mengembangkan sendiri sistem operasinya. Bahkan pada saat tersebut tidak merupakan suatu keanehan jika sistem tidak dapat saling berinteraksi, walau pun berasal dari pembuat yang sama. Kini, berpindah kerja dari satu jenis komputer ke komputer lainnya tidak sulit jika masing-masing telah menggunakan UNIX.
Kecenderungan tersebut pun berlaku pada protokol komunikasi antar komputer. Namun - dewasa ini hampir semua bersepakat untuk menggunakan protokol baku sehingga komputer dengan jenis berbeda dapat saling berkomunikasi. Bakuan ini dikenal dengan model referensi OSI. Pada masa yang akan datang, dapat dikatakan semua akan menggunakan referensi tersebut.
Kemajuan teknologi perangkat keras memungkinkan dibuatnya sistem komputer yang semakin canggih dan murah. Sistem yang berharga jutaan dollar pada tahun 60-an, kini sudah dapat diperoleh dengan biaya jutaan rupiah. Kemajuan teknologi ini pun berpengaruh pada teknologi komunikasi jaringan komputer. Sistem jaringan yang sebelumnya hanya dimiliki instansi penelitian tertentu serta memerlukan seorang super pakar, kini menjadi sesuatu yang umum pada dunia komputer serta dioperasikan oleh orang "biasa" saja.
UNIX saat ini merupakan sistem operasi standard di dunia untuk workstation dan minikomputer serta PC. Banyak produk-produk sistem operasi yang didasarkan pada standarisasi UNIX beredar dipasar, baik yang bersifat komersial (dengan copyright) ataupun yang bersifat free open source (dengan copyleft atau GPL). Mesin-mesin besar, seperti HP-UX, SPARC, Alpha sejak pertama memang telah memiliki sistem operasi sendiri. Namun dengan maraknya distribusi PC, maka sekarang banyak pula distribusi UNIX yang dapat dijalankan pada PC (atau dikenal dengan i386/i586 dsb). Contoh produk yang dapat digunakan untuk mesin PC adalah SunSolaris 7 for i386, Linux dan keluarga, BSD dan keluarga, SCO Free Unix.
Sejak awal dikembangkan, UNIX memang dibangun untuk menjadi basis sistem perangkat lunak yang berbasis pada jaringan. Seperti halnya sistem operasi yang lainnya, UNIXpun memiliki suatu bagian inti yang disebut sebagai kernel. Inilah kekuatan UNIX, yaitu pada kernel. Kemampuan untuk memberikan layanan multitasking dan multithreading sangat membantu dan membuat UNIX sebagai sebuah sistem operasi yang handal dan capable. Tidak hanya kernel, dukungan pada tingkatan di atasnya, yaitu shell dan program-program utiliti lain yang mencapai ribuan, semakin menjadikan UNIX sebagai suatu sistem operasi yang benar-benar memberikan banyak layanan.
Dengan kemampuan lebih yang dimiliki keluarga UNIX, tidak ada salahnya jika kita juga mengenal lebih jauh tentang UNIX ini. Sayangnya buku tentang hal ini masih sedikit di Indonesia, padahal untuk tiap hari jumlah populasi pemakai UNIX semakin meningkat dan dibutuhkan, terutama untuk membangun suatu server, baik untuk kepentingan dalam ataupun Internet. Untuk itulah buku ini dihadirkan sebagai salah satu bentuk sumbangan bagi anak negeri yang ingin belajar lebih jauh tentang UNIX, sehingga pada saatnya nanti Indonesia memiliki sumber daya manusia yang telah siap untuk bermain disektor industri perangkat lunak.
0 comments: on "Unix"
Post a Comment