Saturday, September 25, 2010

Ragam Bahasa, Bahasa Indonesia Dalam Komunikasi Ilmiah

Bahasa Indonesia Ragam Ilmiah

Dalam kehidupan sosial dan sehari-hari masyarakat Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan, digunakan berbagai bahasa daerah termasuk dialeknya, bahasa Indonesia, dan/atau bahasa asing. Bahkan, dalam situasi tertentu, seperti dalam keluarga perkawinan campuran digunakan pula bahasa yang bersifat campuran, yaitu campuran antara bahasa Indonesia dan salah satu atau kedua bahasa ibu pasangan perkawinan campuran itu. Dalam situasi kebahasaan seperti itu, timbul berbagai ragam atau variasi bahasa sesuai dengan keperluannya, baik secara lisan maupun tulisan. Timbulnya ragam bahasa tersebut disebabkan oleh latar belakang sosial, budaya, pendidikan, dan bahasa para pemakainya itu.

Yang dimaksud dengan ragam atau variasi bahasa adalah bentuk atau wujud bahasa yang ditandai oleh ciri-ciri linguistik tertentu, seperti fonologi, morfologi, dan sintaksis. Di samping ditandai oleh cirri-ciri linguistik, timbulnya ragam bahasa juga ditandai oleh cirri-ciri nonlinguistic, misalnya, lokasi atau tempat penggunaannya, lingkungan sosial pemakaiannya, dan lingkungan keprofesian pemakai bahasa yang bersangkutan.

Pengertian ragam bahasa tulis
Ragam bahasa tulis adalah variasi bahasa yang digunakan melalui media tulisan, yang tidak terikat oleh ruang dan waktu, sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual (KBBI, 1989: 715). Ragam bahasa tulis ini dibangun oleh sistem tanda atau lambang ujaran. Dengan demikian, bahasa tulis tidak lebih daripada bentuk sekunder atau representasi grafis bahasa (Langacker, 1973: 59; Wilkins, 1976: 62).

Bahasa tulis tidak identik pada keseluruhannya dengan bahasa lisan terutama pada aspek bunyi. Bahasa lisan sangat kompleks, yang tidak mungkin terlambangkan sepenuhnya secara akurat. Beberapa ahli bahasa menyebut hal ini sebagai sisi lemah bahasa ragam ragam tulisan. Di sisi lain, bahasa ragam tulis memiliki kelebihan. Bahasa tulis relatif lebih cermat, tata bahasanya lebih terkontrol (Nafiah, 1981: 4) daripada bahasa lisan. Kemudahan pengontrolan itu karena dalam proses ekspresi dan produksinya bahasa tulis mengalami penyuntingan dan tidak digunakan secara spontan. Oleh karena itu, bahasa tulis relatif lebih stabil dan dapat menggambarkan kemampuan optimal pemakaian bahasa seseorang.

Jenis ragam bahasa
Dittmar (1978) dan Halim (1979) mengemukakan empat buah ragam bahasa yang menyangkut ragam tulisan dan lisan. Salah satu di antara keempat ragama bahasa itu adalah ragam fungsional. Yang dimaksud dengan ragam fungsional atau ragam professional adalah ragam bahasa yang dihubungkan dengan profesi, lembaga, lingkungan kerja, atau kegiatan tertentu lainnya. Dalam penggunaannya, bahasa ragam fungsional dihubungkan dengan tingkat keresmian, sehingga dalam kenyataannya antara lain menjelma sebagai bahasa teknis keprofesian, seperti bahasa yang digunakan dalam bidang keilmuan (ilmu sosial, ilmu alam, ilmu pendidikan, ilmu budaya, ilmu ekonomi, ilmu hukum, ilmu olah raga, ilmu teknik, dan lain-lain).

Seperti halnya dengan ragam-ragam bahasa yang lain, ragam bahasa fungsional dapat dikelompokkan menjadi ragam bahasa lisan dan ragam bahasa tulisan. Pada dasarnya kedua ragam itu terdiri atas ragam baku dan ragam tidak baku. Ragam baku menurut Halim (1981: 4) adalah ragam yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar masyarakat pemakainya sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dan penggunaannya.

Menurut Badudu (1992: 42), bahasa ragam baku atau standar ialah salah satu di antara beberapa dialek suatu bahasa yang dipilih dan ditetapkan sebagai bahasa resmi yang digunakan dalam semua keperluan resmi. Sehubungan dengan penggunaan bahasa Indonesia, ragam baku merupakan hasil pembakuan resmi yang norma dan kaidahnya dinyatakan secara tertulis dalam bentuk pedoman, misalnya: (1) Pedoman Pembentukan Istilah, (2) Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, (3) Kamus Besar Bahasa Indonesia, (4) Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, dan (5) Glosarium (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan lain-lain).

Kaitannya dengan ragam bahasa lisan dan tulisan bahasa Indonesia, tidak jarang diduga orang bahwa keduanya memiliki kaidah yang sepenuhnya sama, padahal dalam kenyataannya tidaklah demikian. Ragam bahasa lisan terikat oleh ruang dan waktu, sehingga dalam penggunaannya dengan pertimbangan cirri-ciri nonlinguistiknya, kelengkapan ciri-ciri linguistiknya tidak dituntut sepenuhnya. Lain halnya dengan ragam bahasa tulis, -- ragam bahasa tulis baku tidak terikat oleh ruang dan waktu, sehingga dalam penggunaannya kelengkapan ciri-ciri linguistiknya dituntut sepenuhnya.

Ciri-ciri linguistik yang dituntut itu dalam bidang fonologi ragam lisan, misalnya, adanya variasi penggunaan fonem seperti pada kata-kata berikut:
fihak = pihak
ujud = wujud
faham = paham
fikir = pikir

Dalam ragam bahasa tulis, tampak dalam ejaannya, yaitu penggunaan huruf yang tetap tetapi mencerminkan variasi fonem, sehingga ejaan yang baku adalah pihak, wujud, paham, dan piker.

Penggunaan ragam bahasa ilmiah
Penggunaan bahasa dalam bidang ilmu pengetahuan mempunyai sifat pemakaian yang khas, yang spesifik, sehingga dapat dikatakan bahwa bahasa dalam bidang ilmu pengetahuan mempunyai ragam bahasa tersendiri yang berbeda dengan ragam-ragam bahasa yang lain. Sifat-sifat tersebut ada yang umum sebagai bahasa ilmiah, dan ada yang khusus berhubungan dengan pemakaian kosakata, istilah, serta bentuk-bentuk gramatika.

Sifat bahasa ragam ilmiah yang bersifat umum berhubungan dengan fungsi bahasa sebagai alat untuk menyampaikan informasi ilmiah pada peristiwa komunikasi yang terjadi antara penulis dan pembaca. Informasi yang disampaikan tentu dengan bahasa yang jelas, benar, efektif, sesuai, bebas dari sifat samar-samar, dan tidak bersifat taksa (ambigu). Hal ini penting sekali diperhatikan oleh penulis agar informasi ilmiah yang disampaikan dapat dipahami secara jelas, objektif, dan logis, sehingga dapat tercapai kesamaan pemahaman, persepsi, dan pandangan terhadap konsep-konsep keilmuan yang dimaksud oleh penulis dan pembaca.

Informasi dan konsep-konsep ilmiah yang disampaikan dalam bentuk karya tulis ilmiah, misalnya, laporan penelitian (studi), makalah, skripsi, tesis, dan disertasi adalah bersifat formal. Oleh karena itu, ragam bahasa yang digunakan dalam karya tulis ilmiah adalah ragam bahasa baku (standar).

Bahasa dalam percakapan sehari-hari (colloquial) serta percakapan lisan tidak tepat apabila digunakan untuk menyampaikan informasi dan konsep-konsep yang berkadar ilmiah. Demikian pula bahasa ragam sastra (puisi, prosa, dan drama) disusun sedemikian rupa, sehingga dapat menimbulkan berbagai efek emosional, imajinatif, estetik, dan artistic, yang dapat membangkitkan rasa haru baik bagi penulis maupun pembaca. Bahasa yang bersifat ilmiah tidak mempertimbangkan efek-efek perasaan yang timbul, seperti yang dipertimbangkan dalam bahasa ragam sastra (Oka, 1971: 14).

Sifat bahasa ragam ilmiah yang khusus/spesifik tampak pada pemilihan dan pemakaian kata serta bentuk-bentuk gramatika terutama dalam tataran sintaksis. Kata-kata yang digunakan dalam bahasa ilmiah bersifat denotative. Artinya, setiap kata hanya mempunyai satu makna yang paling sesuai dengan konsep keilmuan tersebut atau fakta yang disampaikan. Demikian pula kalimat-kalimat yang digunakan dalam bahasa ragam ilmiah bersifat logis. Hubungan antara bagian-bagian kalimat dalam kalimat tunggal atau hubungan antara klausa-klausa dalam kalimat majemuk (kompleks) mengikuti pola-pola bentuk hubungan logis.

Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Ilmiah
Para ilmuwan, khususnya yang berasosiasi dengan lingkungan kampus (perguruan tinggi) merupakan masyarakat wacana ilmiah. Salah satu yang membedakan mereka dari masyarakat lain ialah penguasaan bahasa ragam ilmiah. Dapat dinyatakan bahwa bahasa komunikasi ilmiah adalah dialek sosial mereka. Tanpa penguasaan bahasa komunikasi ilmiah, sang ilmuwan tampak jinak dan kurang vokal (Alwasilah, 1993: 41).

Hakikat bahasa komunikasi ilmiah sekurang-kurangnya didukung oleh tiga variabel: (1) kemampuan berpikir kritis (critical thinking), (2) penguasaan bahasa, dan (3) pengetahuan umum yang luas. Penguasaan pengetahuan umum tampaknya lebih mudah dikejar. Tinggal ia membaca buku, jurnal, majalah, surat kabar, dan akses melalui internet.

Sebaliknya, kemampuan berpikir kritis, berdebat, beradu argumentasi dalam bahasa komunikasi ilmiah tampaknya agak sulit ditanamkan kepada kalangan masyarakat akademik. Masalahnya, paling tidak ada tiga hambatan cultural yang masih menghantui kalangan masyarakat akademik kita. Ketiga hambatan itu harus didobrak dan segera dilakukan transformasi, yaitu: (1) warisan cultural-edukasional, (2) kompetensi dan performansi linguistik, dan (3) masalah psikologis. Untuk memerangi ketiga hambatan tersebut perlu dilakukan upaya pembenahan pendidikan yang serius dan membutuhkan waktu yang panjang dan lama. Pembenahan pendidikan bukan saja secara formal pada jenjang pendidikan dasar sampai universitas (perguruan tinggi), tetapi harus dimulai sejak dini, yakni pendidikan dalam keluarga (informal), dan pendidikan dalam masyarakat (nonformal).

Bahasa Indonesia, sebagai bidang ilmu yang diajarkan sejak pendidikan dasar sampai perguruan tinggi, berfungsi sebagai sarana komunikasi ilmiah, sarana penalaran, dan berpikir kritis para peserta didik. Oleh karena itu, dalam pertumbuhan dan perkembangannya, bahasa Indonesia saling bersinergi dengan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, yang secara otomatis akan memperoleh dampak pertumbuhan dan perkembangan pengetahuan dan teknologi-informasi maju.

Hal itu merupakan kondisi yang memungkinkan bahasa Indonesia memperkaya konsep-konsep keilmuan baru yang belum terdapat dalam khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya dan teknologi akan tumbuh dan berkembang pula sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks), termasuk bahasa dan sastra Indonesia. Dalam hal ini bahasa Indonesia sekaligus berperan sebagai sarana berpikir kritis dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ipteks (Sunaryo, 1993). Tanpa adanya bahasa, termasuk bahasa Indonesia dengan fungsi-fungsi tersebut, ipteks tidak akan tumbuh dan berkembang.

Di samping berfungsi sebagai alat komunikasi ilmiah, bahasa Indonesia juga bersifat terbuka (transparan). Adanya sifat keterbukaan bahasa Indonesia memungkinkan dirinya menjadi bahasa yang modern, bahasa yang fleksibel, sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ipteks. Dampak keterbukaan itu tampak pada pertumbuhan dan perkembangan jumlah kosakata, istilah, dan konsep-konsep keilmuan baru dalam khasanah bahasa Indonesia.
read more...

Peranan dan Fungsi Bahasa Indonesia

A. Pengertian bahasa

Secara umum bahasa didefinisikan sebagai lambang. Bahasa adalah alat komunikasi yang berupa system lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia.

Sebagaimana kita ketahui, bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata. Masing-masing mempunyaimakna, yaitu, hubungan abstrak antara kata sebagai lambang dengan objek atau konsep yang diwakiliKumpulan kata atau kosakata itu oleh ahli bahasa disusun secara alfabetis, atau menurut urutan abjad,disertai penjelasan artinya dan kemudian dibukukan menjadi sebuah kamus atau leksikon.

Pada waktu kita berbicara atau menulis, kata-kata yang kita ucapkan atau kita tulis tidak tersusun begitusaja, melainkan mengikuti aturan yang ada. Untuk mengungkapkan gagasan, pikiran atau perasaan, kitaharus memilih kata-kata yang tepat dan menyusun kata-kata itu sesuai dengan aturan bahasa. Seperangkataturan yang mendasari pemakaian bahasa, atau yang kita gunakan sebagai pedoman berbahasa inilah yangdisebut tata bahasa.

Pada bab berikutnya, sehubungan dengan tata bahasa akan kita bicarakan secara terperincif onol ogi, morfologi, sintaksis, semantikdan etimologi. Fonologi ialah bagian tata bahasa yang membahas atau mempelajari bunyi bahasa. Morfologi mempelajari proses pembentukan kata secara gramatikal besertaunsur-unsur dan bentuk-bentuk kata. Sintaksis membicarakan komponen-komponen kalimat dan prosespembentukannya. Bidang ilmu bahasa yang secara khusus menganalisis arti atau makna kata ialah semantik, sedang yang membahas asal-usul bentuk kata adalah etimologi,

B. Fungsi bahasa

Fungsi utama bahasa, seperti disebutkan di atas, adalah sebagai alat komunikasi, atau sarana untuk menyampaikan informasi (fungsi informatif).

Tetapi, bahasa pada dasarnya lebih dari sekadar alat untuk menyampaikan informasi, atau mengutarakan pikiran, perasaan, atau gagasan, karena bahasa juga berfungsi:

a.untuk tujuan praktis: mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari.
b.untuk tujuan artistik: manusia mengolah dan menggunakan bahasa dengan seindah-indahnya guna pemuasan rasa estetis manusia.
c.sebagai kunci mempelajari pengetahuan-pengetahuan lain, di luar pengetahuan kebahasaan.
d.untuk mempelajari naskah-naskah tua guna menyelidiki latar belakang sejarah manusia, selama
kebudayaan dan adat-istiadat, serta perkembangan bahasa itu sendiri (tujuan filologis).

Dikatakan oleh para ahli budaya, bahwa bahasalah yang memungkinkan kita membentuk diri sebagaimakhluk bernalar, berbudaya, dan berperadaban. Dengan bahasa, kita membina hubungan dan kerja sama,mengadakan transaksi, dan melaksanakan kegiatan sosial dengan bidang dan peran kita masing-masing.Dengan bahasa kita mewarisi kekayaan masa lampau, menghadapi hari ini, dan merencanakan masa depan.

Jika dikatakan bahwa setiap orang membutuhkan informasi itu benar. Kita ambil contoh, misalnya,mahasiswa. Ia membutuhkan informasi yang berkaitan dengan bidang studinya agar lulus dalam setiapujian dan sukses meraih gelar atau tujuan yang diinginkan. Seorang dokter juga sama. Ia memerlukaninformasi tentang kondisi fisik dan psikis pasiennya agar dapat menyembuhkannya dengan segera.Contoh lain, seorang manager yang mengoperasikan, mengontrol, atau mengawasi perusahaan tanpainformasi tidak mungkin dapat mengambil keputusan atau menentukan kebijakan. Karena setiap orang membutuhkan informasi, komunikasi sebagai proses tukar-menukar informasi, dengan sendirinya bahasa juga mutlak menjadi kebutuhan setiap orang.

C. Kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia

Sebagaimana kita ketahui dari uraian di atas, bahwa sesuai dengan ikrar Sumpah Pemuda tanggal 28Oktober 1928, bahasa Indonesia diangkat sebagai bahasa nasional, dan sesuai dengan bunyi UUD 45, BabXV, Pasal 36 Indonesia juga dinyatakan sebagai bahasa negara. Hal ini berarti bahwa bahasa Indonesiamempunyai kedudukan baik sebagai bahasa nasional dan bahasa negara.

Yang dimaksud dengan kedudukan bahasa ialah status relatif bahasa sebagai sistem lambang nilai budaya,yang dirumuskan atas dasar nilai sosialnya Sedang fungsi bahasa adalah nilai pemakaian bahasa tersebutdi dalam kedudukan yang diberikan.

1. Bahasa Nasional
Sehubungan dengan kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia memiliki empat fungsi.
Keempat fungsi tersebut ialah sebagai:
1.lambang identitas nasional,
2.lambang kebanggaan nasional,
3.alat pemersatu berbagai masyarakat yang mempunyai latar belakang sosial budaya dan bahasa
yang berbeda-beda, dan
4.alat perhubungan antarbudaya dan daerah.

2. Bahasa Negara
Berkaitan dengan statusnya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai:
1.bahasa resmi negara,
2.bahasa pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan,
3.bahasa resmi dalam perhubungan tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan
pelaksanaan pembangunan serta pemerintahan, dan
4.bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta
teknologi.

D. Bahasa Indonesia baku

Bahasa Indonesia yang baku ialah bahasa Indonesia yang digunakan orang-orang terdidik dan yangdipakai sebagai tolak bandingan penggunaan bahasa yang dianggap benar. Ragam bahasa Indonesia yangbaku ini biasanya ditandai oleh adanya sifat kemantapan dinamis dan ciri kecendekiaan. Yang dimaksuddengan kemantapan dinamis ini ialah bahwa bahasa tersebut selalu mengikuti kaidah atau aturan yangtetap dan mantap namun terbuka untuk menerima perubahan yang bersistem. Ciri kecendekiaan bahasa baku dapat dilihat dari kemampuannya dalam mengungkapkan proses pemikiran yang rumit di berbagai bidang kehidupan dan ilmu pengetahuan. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam:

1.komunikasi resmi, seperti dalam surat-menyurat resmi, peraturan pengumuman instansi resmi
atau undang-undang;
2.tulisan ilmiah, seperti laporan penelitian, makalah, skripsi, disertasi dan buku-buku ilmu
pengetahuan;
3.pembicaraan di muka umum, seperti dalam khotbah, ceramah, kuliah pidato; dan
4.pembicaraan dengan orang yang dihormati atau yang belum dikenal.


E. Peranan dan Fungsi Bahasa Indonesia dalam Konteks Ilmiah

Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting, antara lain, bersumber pada ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ini berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Selain itu, di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV, Pasal 36) mengenai kedudukan bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indonesia. Pertama, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional, sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928, dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa negara, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam tulisan ilmiah, bahasa sering diartikan sebagai tulisan yang mengungkapkan buah pikiran sebagai hasil dari pengamatan, tinjauan, penelitian yang seksama dalam bidang ilmu pengetahuan tertentu, menurut metode tertentu, dengan sistematika penulisan tertentu, serta isi, fakta, dan kebenarannya dapat dibuktikan dan dapat dipertanggungjawabkan. Bentuk-bentuk karangan ilmiah identik dengan jenis karangan ilmiah, yaitu makalah, laporan praktik kerja, kertas kerja, skripsi, tesis, dan disertasi.

Dalam penulisan ilmiah, bahasa merupakan hal yang terpenting. Untuk itu kita harus sebaik mungkin menggunakannya. Antara lain :

• Dalam hal penggunaan ejaan. Ejaan ialah penggambaran bunyi bahasa dalam kaidah tulismenulis yang distandarisasikan; yang meliputi pemakaian huruf, penulisan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan pemakaian tanda baca.
• Dalam hal penulisan kata. Baik kata dasar, kata turunan, bentuk ulang, kata ganti, kata depan, kata sandang, maupun gabungan kata.
• Dalam penggunaan partikel lah, kah, tah, pun. Partikel lah, kah, tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Contoh: Pergilah sekarang! Sedangkan partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya. Contoh: Jika engkau pergi, aku pun akan pergi. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai, seperti andaipun, ataupun, bagaimanapun, kalaupun, walaupun, meskipun, sekalipun.
• Dalam hal pemakaian Ragam Bahasa. Berdasarkan pemakaiannya, bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan fungsi, kedudukan, serta lingkungannya. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ragam tulis. Ragam lisan terdiri atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku; ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku.
• Dalam penulisan Singkatan dan Akronim.Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan jabatan atau pangkat diikuti tanda titik. Contoh: Muh. Yamin, S.H. (Sarjana Hukum ). Singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Contoh: dll. hlm. sda. Yth. Singkatan nama resmi lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital dan tidak diikuti tanda titik. Contoh: DPR GBHN KTP PT. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. Contoh: ABRI LAN IKIP SIM. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal huruf kapital. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani.
• Dalam penulisan Angka dan Lambang Bilangan. Penulisan kata bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara berikut. Contoh: Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua
kata ditulis dengan huruf, kecuali jika beberapa lambang dipakai berturut-turut. Contoh: Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima diperguruan tinggi itu.
• Dalam pemakaian tanda baca. Pemakaian tanda titik (.), tanda koma (,), tanda titik dua (:), tanda titik koma (,), tanda hubung, (-) tanda pisah (_), tanda petik ("), tanda garis miring, (/) dan tanda penyingkat atau aprostop (').
• Dalam pemakaian imbuhan, awalan, dan akhiran.

Dalam penulisan ilmiah, selain harus memperhatikan faktor kebahasaan, kita pun harus mempertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata merupakan tempat menampung ide. Dalam kaitan ini, kita harus memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan, kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca.
read more...

Monday, September 20, 2010

Tips Tidur yang Baik

Apakah belakangan ini kamu resah? itu membuat tidur kamu tidak puas. Banyak banged faktor yang mempengaruhi kurang tidur, faktor2 itu berbeda tiap orang. Gak ada salahnya mencoba tips untuk bisa tidur dengan pulas dan nyaman:
  • Pergilah tidur dan usahakan pada waktu yang sama tiap harinya. Dengan tidur yang teratur dapat menguatkan tubuh kamu, dan pada saat bangun tidur tubuh merasa lebih baik.
  • Jangan makan atau minum dalam jumlah banyak sebelum tidur. Makan malamlah 2 jam sebelum tidur. Apabila kamu mudah mengalami panas dalam perut, hindari makanan pedas juga berlemak itu hanya dapat memperparah dan mengganggu aktivitas tidur. Jangan terlalu banyak minum, terlalu banyak cairan mengakibatkan anda terbangun hanya untuk buang air kecil yang secara otomatis mengganggu tidur anda.
  • Hindari nikotin, kafein, dan minuman beralkohol pada malam hari. Itu semua dapat merangsang kamu tetap terbangun. Perokok sering mengalami gejala witdrawal di malam hari, dan merokok di tempat tidur sangat berbahaya. Hindari kafein paling tidak 8 jam sebelum tidur. Tubuh kamu tidak menyimpan kafein, tapi perlu waktu lama untuk menghilangkan rangsangan dan efek dari kafein tersebut. Alkohol, meskipun sering dipercaya bahwa alkohol bisa menjadi obat penenang, tapi sebenarnya alkohol dapat menggangu tidur.
  • Latihan fisik secara teratur. Aktivitas fisik yang teratur, terutama aerobik dapat membantu kamu tertidur dengan cepat dan membuat tidur kamu nyenyak. Lakukan latihan fisik kurang atau sama dengan 3 jam sebelum tidur.
  • Buatlah kamar tidur kamu dingin, gelap, tenang dan nyaman. Ciptakan ruangan yang nyaman untuk tidur, atur tingkat pencahayaan, suhu, kelembaban, sesuai pilihan kamu. Gunakan kelambu, penutup mata, penutup telinga, selimut, kipas angin, alat pelembab udara atau alat lainnya guna menciptakan suasana nyaman yang kamu inginkan.
  • Tidur lebih awal. Tidur siang mungkin dapat mengganti waktu tidur malam kamu. Waktu tidur di siang hari juga terbatas paling tidak hanya setengah jam dan itu pun biasa dilakukan di tengah hari. Apabila kamu bekerja pada malam hari, tutup jendela kamar kamu agar terhindar dari cahaya matahari, sebaliknya bagi kamu yang bekerja pada siang hari tapi masi kesulitan bila bangun pagi, biarkan terbuka jendla kamar kamu, dengan begitu sinar matahari masuk dan membantu membangunkan kamu.
  • Gunakan alas tidur dan bantal yang nyaman. Pemilihan tempat tidur berbeda2 tiap orang. Tapi kamu harus memastikan bahwa pilihanmu adalah yang ternyaman untuk kamu.
  • Melakukan rutinitas sebelum tidur. Sebelum tidur lakukanlah rutinitas yang mungkin bisa membantu tidur kamu seperti, latihan pernafasan, berendam air hangat, membaca buku, mendengarkan musik, dll.
  • Pergilah tidur ketika kamu merasa lelah. jika kamu tidak dapat tertidur antara 15-20 menit, bangun dan lakukan sesuatu. Dan kembali ke tempat tidur jika merasa lelah. Jangan memikirkan masalah, stress hanya akan menghalangi tidur kamu.
  • Minum obat tidur hanya untuk pilihan terakhir. Cek ke dokter sebelum mengkonsumsi obat tidur. Dokter akan memastikan bahwa obat yang kamu minum tidak mempengaruhi kondisi kesehatan kamu. Apabila kamu minum obat tidur maka haruslah diperhatikan dosisnya, jangan mencampur obat tidur dengan alkohol. Jika kamu masi merasa ngantuk dan malas sampai siang hari, maka tanyakan kembali ke dokter tentang dosisnya.
read more...

Sunday, September 19, 2010

Tips Pola Makan Yang Baik

Tidak perlu obat-obatan mahal agar panjang umur. Cukup awasi pola makan dalam keseharian anda seperti tips berikut :



  • Pilih makanan yang mengandung lemak berkadar rendah
  • Perhatikan jumlah garam, sodium, dan gula dalam makanan
  • Pastikan porsi makanan Anda tidak berlebihan
  • Kurangi makan makanan cepat saji
  • Perbanyak buah, sayur dan gandum
  • Tidak minum alkohol untuk menghindari sirosis, hepatitis, kanker payudara dan gangguan kesuburan  

via cantik.adexindo.com
read more...

Membangun Kepercayaan Diri

Bagi sebagian kita yang punya masalah seputar rendahnya kepercayaan- diri atau merasa telah kehilangan kepercayaan diri, mungkin Anda bisa menjadikan langkah-langkah berikut ini sebagai proses latihan:

1. Menciptakan definisi diri positif.

Steve Chandler mengatakan, “Cara terbaik untuk mengubah sistem keyakinanmu adalah mengubah definisi dirimu.” Bagaimana menciptakan definisi diri positif. Di antara cara yang bisa kita lakukan adalah:
  • Membuat kesimpulan yang positif tentang diri sendiri / membuat opini yang positif tentang diri sendiri. Positif di sini artinya yang bisa mendorong atau yang bisa membangun, bukan yang merusak atau yang menghancurkan.
  • Belajar melihat bagian-bagian positif / kelebihan / kekuatan yang kita miliki
  • Membuka dialog dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang bisa kita lakukan, dari mulai yang paling kecil dan dari mulai yang bisa kita lakukan hari ini. Selain itu, yang perlu dilakukan adalah menghentikan opini diri negatif yang muncul, seperti misalnya saya tidak punya kelebihan apa-apa, hidup saya tidak berharga, saya hanya beban masyarakat, dan seterusnya. Setelah kita menghentikan, tugas kita adalah menggantinya dengan yang positif, konstruktif dan motivatif. Ini hanya syarat awal dan tidak cukup untuk membangun kepercayaan diri.
2. Memperjuangkan keinginan yang positif
Selanjutnya adalah merumuskan program / agenda perbaikan diri. Ini bisa berbentuk misalnya memiliki target baru yang hendak kita wujudkan atau merumuskan langkah-langkah positif yang hendak kita lakukan. Entah itu besar atau kecil, intinya harus ada perubahan atau peningkatan ke arah yang lebih positif. Semakin banyak hal-hal positif (target, tujuan atau keinginan) yang sanggup kita wujudkan, semakin kuatlah pede kita. Kita perlu ingat bahwa pada akhirnya kita hanya akan menjadi lebih baik dengan cara melakukan sesuatu yang baik buat kita. Titik. Tidak ada yang bisa mengganti prinsip ini.
3. Mengatasi masalah secara positif
Pede juga bisa diperkuat dengan cara memberikan bukti kepada diri sendiri bahwa kita ternyata berhasil mengatasi masalah yang menimpa kita. Semakin banyak masalah yang sanggup kita selesaikan, semakin kuatlah pede. Lama kelamaan kita menjadi orang yang tidak mudah minder ketika menghadapi masalah. Karena itu ada yang mengingatkan, begitu kita sudah terbiasa menggunakan jurus pasrah atau kalah, ini nanti akan menjadi kebiasaan yang membuat kita seringkali bermasalah.
4. Memiliki dasar keputusan yang positif
Kalau dibaca dari praktek hidup secara keseluruhan, memang tidak ada orang yang selalu yakin atas kemampuannya dalam menghadapi masalah atau dalam mewujudkan keinginan. Orang yang sekelas Mahatma Gandhi saja sempat goyah ketika tiba-tiba realitas berubah secara tak terduga-duga. Tapi, Gandhi punya cara yang bisa kita tiru: “Ketika saya putus asa maka saya selalu ingat bahwa sepanjang sejarah, jalan yang ditempuh dengan kebenaran dan cinta selalu menang. Ada beberapa tirani dan pembunuhan yang sepintas sepertinya menang tetapi akhirnya kalah. Pikirkan ucapan saya ini, SELALU”. Artinya, kepercayaan Gandhi tumbuh lagi setelah mengingat bahwa langkahnya sudah dilandasi oleh prinsip-prinsip yang benar.
5. Memiliki model / teladan yang positif
Yang penting lagi adalah menemukan orang lain yang bisa kita contoh dari sisi kepercayaan dirinya. Ini memang menuntut kita untuk sering-sering membuka mata melihat orang lain yang lebih bagus dari kita lalu menjadikannya sebagai pelajaran. Saking pentingnya peranan orang lain ini, ada yang mengatakan bahwa kita bisa memperbaiki diri dari dua hal:
  • pengalaman pribadi (life experiencing)
  • duplicating (mencontoh dan mempelajari orang lain).


via kliniku.wordpress.com
read more...

Wednesday, September 15, 2010

Tips Mengatasi Bau Badan

Setiap harinya orang biasa menghabiskan setengah liter keringat dan sebagian besar keringat menguap ke udara tanpa banyak merepotkan, namun sebagian tidak. ketika keringat kita terperangkap, contoh di ketiak, bakteri akan dengan cepat berkembang dan bau badanlah yang terproduksi.

Ada beberapa cara untuk membantu kita melawan bau badan ini :

1. Pilih pakaian anda hati2
pakaian yang ketat dan berjenis sintetis menyebabkan lebih banyak keringat dari pada pakaian yang biasa. jadi sebisa mungkin pakai pakaian yg longgar dan terbuat dari katun agar badan anda dapat bernafas.

2. Gunakan deodorants dan antiperspirants
anti-per spirants mengandung garam aluminium yang dapat mengurangi keringat dengan menutup saluran keringat.
deodorants, disisi lain mengandung antiseptic untuk melawan bakteri. deodorants membantu mengurangi bau tapi tidak mengurangi keringat yg terjadi.

3. Pelihara kebersihan
mandi dengan teratur merupakan hal terpenting dalam melawan bau badan.

4. Hindari minuman yang panas
minuman yang panas dapat meningkatkan panas badan dan meningkatkan keringat. jadi kalau anda mengkhawatirkan bau badan anda, ada baiknya membiasakan minum air dingin.

5. Gunakan parfum
parfum mungkin tidak dapat mengatasi langsung keringat badan, namun mereka akan membantu ketika bau2 tersebut terjadi.


via infokulit.com
read more...

Makanan Sehat untuk Hidup Sehat

Ada beberapa cara diet yang akan mengurangi berat badan jika anda mengikuti cara yang tepat seperti yang dirancang. tapi tidak berarti semua makanan yang cocok menjadi diet adalah makanan sehat, tetapi tidak berarti Anda harus mengubah pola makanan agar sesuai dengan aturan-aturan dari diet.

Daripada khawatir tentang mengikuti cara diet, lebih baik berpikir tentang gaya hidup yang sehat sebagai gantinya. Mulailah dengan belajar memilih makanan yang baik untuk Anda.

Semakin dekat siklus makanan itu diambil dari alam, maka makanan itu semakin baik untuk Anda. Buah-buahan segar yang besar dan sayuran memiliki banyak vitamin dan mineral, rebus mereka untuk mempertahankan nilai gizi yang paling dan berhati-hati dengan saus, mereka mungkin tinggi di kalori dan lemak yang tidak baik bagi Anda.

Buah apel baik bagi tubuh, namun apel yang dijadikan pie benar-benar tidak baik untuk tubuh. Hidangkan seafood dua atau tiga kali seminggu. Ikan dan daging ayam akan lebih sehat di hidangkan dalam bentuk dipanggang daripada di goreng

biasakan minum air, susu dan 100% buah-buahan dan jus sebagai minuman utama dan batasi minuman softdrink yang manis. Jika anda bosan dengan air mineral, coba tambahkan beberapa helai lemon untuk menambahkan sentuhan rasa.

Jangan lupa untuk makan berbagai jenis makanan untuk mendapatkan seluruh vitamin dan mineral Anda harus sehat.


via infokulit.com
read more...

Cara Mengatasi Alergi Udara

Paling enggak enak kalau kita mulai bersin-bersin. Bangun tidur, bersin-bersin. Melihat kucing, bersin-bersin. Menghirup udara di luar, juga bersin-bersin. Sudah begitu, saat ada pemicunya, bersin tersebut tak juga mereda. Apa yang bisa kita lakukan bila hal ini terjadi? Tip dari majalah Women's Health mungkin bisa Anda coba:

1. Tutup jendela. Menutup jendela memang membuat udara lebih panas. Namun menghindari udara yang berkualitas buruk, atau ketika tanaman di luar rumah sedang berbunga, perlu dilakukan. Bila Anda memasang AC di dalam ruangan, pilih yang menggunakan filter, untuk membantu membersihkan udara di dalam rumah.

2. Ganti pakaian ketika pulang ke rumah. Ini memang hal biasa. Tetapi kadang-kadang karena keburu lapar atau kelelahan, Anda hanya mencuci tangan dan kaki, lalu makan. Mengganti pakaian setelah Anda beraktivitas di luar rumah dapat mengurangi jumlah alergen yang masuk ke dalam rumah melalui pakaian.

3. Kenakan sunglasses. Kacamata hitam dengan kualitas lensa yang baik akan menambahkan lapisan pelindung di antara serbuk spora di udara dan mata, atau bulu mata Anda.

4. Hindari sabun batangan. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Trends in Immunology, menggunakan sabun batangan dapat mengurangi lapisan pelindung pada kulit yang sebenarnya melindungi Anda dari alergi yang sifatnya musiman. Karena itu, sebaiknya Anda memakai sabun cair saja.


via dechacare.com
read more...

Tips Mengatasi Rasa Lelah

Bagaimana mengatasi rasa lelah berlebih yang dirasakan hampir sepanjang hari? Seseorang memang dapat merasa kelelahan dalam menjalani rutinitas hariannya, tidak peduli seberapa lama dia tidur/ beristirahat. Apakah ada langkah sehat yang dapat diambil untuk mengatasi rasa lelah berlebih, tanpa melibatkan kopi atau unsur kafein sebagai penambah semangat?
Perlu diketahui bahwa rasa lelah kebanyakan diakibatkan karena kekurangan cairan (dehidrasi). Oleh karena itu, para ahli kesehatan selalu menyarankan agar Anda mengkonsumsi air sedikitnya 2 liter per hari (lebih bagi yang melakukan kegiatan olah raga).

Terlalu banyak mengkonsumsi gula dan makanan berlemak juga dapat membuat seseorang mudah lelah dan mengantuk. Sebagai gantinya, Anda dapat memperbanyak konsumsi makanan berserat, buah-buahan, dan sayuran segar.

Selain itu, kurangnya olah raga juga ikut bertanggung jawab terhadap kelelahan yang Anda rasakan. Orang yang rajin/ rutin berolah raga memiliki stamina yang lebih prima dan metabolisme tubuhnya juga lebih baik dibanding orang yang kurang gerak.

Saran yang terakhir adalah memulai hari dengan optimisme. Semangat Anda di pagi hari sangat menentukan emosi Anda pada sepanjang hari. Jika Anda memulai hari yang baru dengan semangat yang positif, maka Anda akan menjalani hari itu dengan maksimal. Oleh karena itu, jagalah hatimu!


via kapanlagi.com
read more...

Cara Mengatasi Sakit Perut Dengan Cara Alami

Apa yang Anda lakukan saat sakit perut tiba-tiba menyerang? Mungkin rasa kesal yang datang mengikutinya serangan sakit ini. Sebenarnya banyak penyebab dari sakit perut, bisa karena Anda makan terlalu cepat, makan terlalu banyak atau makan masakan pedas, selain itu stres bisa juga jadi pemicu sakit perut. Tapi jangan khawatir, ada banyak obat yang bisa Anda pilih untuk meredakan sakit perut. Tapi kalau Anda penggemar pengobatan alami, coba simak beberapa yang kami sarankan ini.

1. Jahe. Herbal satu ini dipercaya dapat meringankan sakit perut. Jika perut Anda melilit-lilit, Anda bisa meminum teh jahe untuk meredakannya.

2. Teh chamomile juga dapat bermanfaat untuk meredakan sakit perut. Mungkin agak sulit mendapatkan teh ini, tapi sekarang juga sudah dijual di supermarket dalam bentuk kemasan.

3. Yogurt juga dapat membantu meringankan sakit perut. Saat bakteri jahat menyerang dan membuat perut Anda sakit, yogurt dengan kandungan bakteri baik dapat mengatasinya. Yogurt juga bekerja sangat baik sebagai laxative (pencahar) alami.

4. Peppermint dipercaya dapat membantu meringankan sakit perut. Jika tersedia, Anda bisa melarutkan peppermint oil dalam air hangat dan meminumnya. Jika tidak, permen peppermint juga bisa sedikit membantu.

5. Minum air putih sebanyak-banyaknya. Air dapat membantu menyiram bakteri keluar dari sistem tubuh dan lalu mengeluarkan racun ini dari tubuh.

6. Berbaring dan meletakkan kaki di tumpukan bantal juga bisa membantu meringankan sakit perut. Pejamkan mata dan tarik nafas dalam-dalam, isi botol kaca dengan air hangat dan letakkan di perut sembari Anda berbaring. Cara ini juga cukup meringankan untuk sakit perut akibat menstruasi.


via kapanlagi.com
read more...

Kamus Bahasa Gaul Singkatan Inggris

Berikut daftar singkatan (kamus) kata-kata “gaul” atau slank bahasa Inggris yang sering dipakai tidak saja dalam perbincangan di komentar blog, sms, milis, chat room tapi juga sering kita jumpai di email baik dari rekan yang memang biasa berbahasa Inggris maupun yang sehari-hari berbahasa Indonesia. Kata BTW, ASAP, CMIIW, AFAIK dan LOL mungkin sering Anda dengar dan pakai, tapi pernahkah Anda dengar kata WOMBAT?

Singkatnya, silahkan “dihafal” daftar kata “gaul” berikut atau simpan di notepad untuk referensi kalau sesekali diperlukan. Oh ya, singkatan-singkatan ini biasanya tidak dipakai dalam bahasa formal seperti posting di blog.

AFAIK = As Far As I Know = sepanjang yang saya tahu
ASAP= As Soon As Possible = sesegera mungkin
BTW = By The Way = oh ya?

CMIIW = Correct Me If I’m Wrong = benarkan bila saya salah
CP = Cross-Posting = posting double

LTNC = Long Time No See = lama tidak jumpa

FYI = For Your Information = sekadar info
HTH = Hope That Helped/Hope This Helps = semoga membantu
IAC = In Any Case = dalam situasi apapun
III= It Is Imposible = mustahil
IIRC = If I Recall Correctly = bila ingatan saya benar

IMO = In My Opinion
IMHO = In My Humble Opinion (rarely: In My Honest Opinion) = menurut pendapat saya
IMNSHO = In My Not-So-Humble Opinion
IOW = In Other Words = dengan kata lain
ISO = In Search Of = sedang mencari

LOL = Laughs Out Loud = tertawa terbahak-bahak
LMAO = Laughing My Ass Off = tertawa ngakak

OIC = Oh, I See = gitu ya..
OMG = Oh, My God =
OTOH = On The Other Hand = Sebaliknya atau di sisi lain

OT = Off Topic = di luar topik
OOT = Out Of Topic = di luar topik

POV = Point Of View = pandangan / opini
PS = Post Scriptum; PostScript = di luar tulisan di atas (biasanya setelah tulisan email / artikel selesai).

ROTFL = Rolling On The Floor Laughing = tertawa ngakak
ROTFLMAO = Rolling On The Floor Laughing My Ass Off = tertawa ngakak

SOL = Sorry, One Liner – kalau pesan anda pendek, cantumkan ini.

SSIA = Subject Says It All = subjek sudah menjelaskan isi
TBE = To Be Expected = diharapkan
TBH = To Be Honest = sejujurnya
TWIMC = To Whom It May Concern = pada siapa saja yang berkepentingan
TBYB = Try Before You Buy = coba sebelum membeli

TMA = Take My Advice = ambil nasihat saya
TIMTOWTDI = There Is More Than One Way To Do It = banyak jalan
TINALO = This Is Not A Legal Opinion = bukan pandangan hukum
TINAR = This Is Not A Recommendation = bukan rekomendasi

TIA = Thanks In Advance = terima kasih sebelumnya
TFTT = Thanks For The Thought = terima kasih pendapatnya
TYVM = Thank You Very Much

VOOT = Very Out Of Topic = gak nyambung banget

WOMBAT = Waste Of Money, Brains, And Time = buang uang, pikiran dan waktu
WBS = Write Back Soon = saya balas segera suratnya
WRT = With Regard To; With Respect To = berkaitan dengan
WYGIWYPF = What You Get Is What You Pay For = apa yang kamu dapat itu sesuai yang kamu bayar
WYSIWYG = What You See Is What You Get = yang kamu lihat yang akan kamu dapat

WTB = Want To Buy
WTS = Want To Sell
WTI = Want To Inform
WTA = Want To Ask

Kalau Anda belum pernah nyoba istilah di atas, silahkan dites di kolom komentar di bawah. Biar agak “gaul” dikit


via afatih.wordpress.com
read more...

Friday, September 3, 2010

Kiat Sukses Menjadi Netpreneur!

1. Kecepatan.

Dengan segala percepatan perkembangan teknologi, globalisasi,
dan internet, laju perubahan pun semakin cepat dari yang pernah
dibayangkan. Karena itu, Anda harus bisa mengantisipasinya
dan sanggup bereaksi cepat, tapi juga penuh perhitungan.

2. Kemampuan Beradaptasi.

Laju perubahan yang terjadi pada dunia internet membutuhkan
bisnis yang lebih fleksibel dan adaptif dibandingkan sebelumnya.
Anda harus menambah pengetahuan dan mampu menginterpretasinya,
serta secara cepat merespon perubahan tersebut dimanapun
terjadinya baik dalam teknologi dan kompetisi, juga pada
pergantian pola pasar dan pembeli-.

3. Eksperimen.

Seorang netpreneur harus bersedia mencoba ide-ide baru di pasar
yang dibidiknya. Anda tidak memiliki banyak waktu atau hanya
mengandalkan 'market research' yang sudah tidak up to date
untuk mengevaluasi tindakan-tindakan Anda . Eksperimen dan
siap bergerak cepat untuk beradaptasi dengan apa yang
dibutuhkan dan diinginkan pasar kepada Anda .

4. Inovasi Yang Konstan.

Meluncurkan produk ke pasar hanyalah sebuah permulaan.
Dorongan kompetisi yang tak kenal henti dan tuntutan pasar
terhadap perbaikan membuat fokus bisnis pada inovasi sangat
penting.

5. Kolaborasi.

Sudah menjadi sifat dari netpreneur menjadi kolaboratif. Anda
tidak bisa bekerja sendiri di pergerakan dengan kecepatan
seperti ini. Internet memungkinkan Anda melibatkan banyak
pemilik perusahaan dalam setiap langkah. Mulai dari kelahiran
sebuah produk melalui riset, pembangunan produk, pengemasan,
pengiriman, support dan proses perbaikan yang terus berjalan.

6. Jadilah Penggerak Distribusi.

Tantangan nyata dari dunia bisnis saat ini adalah distribusi
penyebaran merek serta identitas produk dan jasa Anda -.
Satu hal yang paling terasa, internet memperkecil hambatan
distribusi. Untuk itu, Anda harus membangun merek dan saluran
distribusi demi kesinambungan kesuksesan bisnis.

7. Fokus Pada Niche Market.

Internet menjangkau dan mendistribusi kesempatan bisnis pada pasar
baru yang terbuka. Karena itu, netpreneur harus memfokuskan pada
sektor pasar yang terdefinisi dengan baik -yaitu pada niche market
atau pasar ceruk- agar dapat meraih posisi dominan atau menemukan
pasar yang belum atau kurang terlayani. Walau kenyataannya,
kesempatan yang paling menggairahkan terletak pada menciptakan
pasar yang baru.

8. Jadilah Multidisipliner.

Perusahaan dalam era ekonomi baru seperti sekarang menciptakan
solusi dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu seperti
teknologi, content, grafis, layanan dan hubungan. Karena itu,
seorang netpreneur sukses biasanya memahami berbagai disiplin
ilmu.
read more...

Thursday, September 2, 2010

Apa itu PHP..??

Belum lama kita mengenal HTML (Hyper Text Markup Language) dimana bahasa web ini sangat dominan menjadi bahasa penghubung antara web server dengan client-nya (web browser) diseluruh dunia. PHP adalah sebuah bahasa script server-side yang bisa digunakan dengan bahasa HTML atau dokumennya secara bersamaan untuk membangun sebuah aplikasi di web yang sangat banyak kegunaannya. PHP adalah merupakan bahasa yang disertakan dalam dokumen HTML, bekerja di sisi server (server-side HTML-embedded scripting). Artinya sintaks dan perintah yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa, sehingga script-nya tak tampak di sisi client. PHP dirancang untuk dapat bekerja sama dengan database server dan dibuat sedemikian rupa sehingga pembuatan dokumen HTML yang dapat mengakses database menjadi begitu mudah. Tujuan dari bahasa scripting ini adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dijalankan diatas teknologi web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan diatas web server.

Kekuatan PHP yang paling utama adalah konektifitas database dengan web. Sistem database yang telah didukung oleh PHP saat ini adalah :
•Oracle
•Generic ODBC
•Adabas D
•Sybase
•PostgreSQL
•FilePro
•mSQL 1.x dan 2.x
•Empress
•Velocis
•MySQL
•InterBase
•Database interface ODBC
•Solid
•Informix
•dBase
•Unix dbm

PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 atau bahkan HTTP.

Dan sekarang sebuah web server tidak hanya berisi gambar-gambar dan susunan teks yang berisi informasi suatu organisasi tapi dituntut untuk bisa berhubungan secara langsung dengan database, melayani permintaan dari client, membuat dokumen yang berisi informasi penting dan sebagainya. Dengan tuntunan semacam itu, dibutuhkan bahasa tambahan yang benar-benar bisa berinteraksi secara luas dengan aplikasi-aplikasi pendukung untuk kebutuhan dinamis dari web server.

PHP mirip dengan bahasa C dan Perl yang punya kesederhanaan dalam pemrosesan perintah dan sangat kompatibel digunakan dengan aplikasi database yang ada.

PHP berasal dari PHP : Hypertext Preprocessor. Sebenarnya adalah produk yang aslinya bernama “Personal Home Page Tools”,. Beberapa ekstension yang direkomendasikan dapat digunakan untuk sebuah file PHP seperti .php dan .phtml.
read more...